- Olahraga

Pendekatan 4-4-2 Shin Tae-yong Mulai Berbuah Meski Masih Banyak Kelemahan

Training camp (TC) yang dilakukan timnas Kroasia U-19 berakhir dengan kemenangan tipis atas Dinamo Zagreb 1-0. Dikatakan bandarqq365 pendekatan pelatihan Shin Tae-yong 4-4-2 mulai membuahkan hasil meski masih banyak kekurangan yang perlu ditingkatkan.

Garuda Muda telah memainkan tujuh pertandingan. Alhasil, David Maulana dan kawan-kawan masih jauh dari yang diharapkan. Namun, jika melihat progres dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya, tim U-19 menunjukkan kemajuannya.

Ia kesulitan menghadapi tim Eropa karena perbedaan postur tubuh yang bisa diatasi Shin Tae-yong dengan mengandalkan bola-bola pendek. Satu hal yang terlihat saat melawan Dinamo Zagreb kemarin adalah penerapan sepak pojok.

Brylian Aldama dan rekan satu timnya sering melakukan operan ke tiang terdekat alih-alih melemparkan bola ke area penalti. Situasi ini meminimalkan kemungkinan kehilangan bola dan meningkatkan peluang lawan menembak ke dalam gawang.

Tak hanya itu, para pemain pun sudah percaya diri melakukan tendangan jarak jauh. Beberapa langkah pemotongan dilakukan oleh Witan Sulaeman dari sisi kiri pertahanan lawan yang diakhiri dengan tendangan ke arah gawang. Target timnas Indonesia U-19 lahir melalui skema seperti ini.

“Pertandingan menjadi lebih stabil dari setiap kompetisi uji coba. Namun, semua lini masih memiliki kekurangan dan perlu diperbaiki. Kami akan terus meningkatkannya dan para pemain akan terus bekerja keras,” ujar Shin Tae-yong usai pertandingan.

Sebelumnya, bianconeri tidak berdaya melawan pasukan Eropa. Mereka mencatatkan kemenangan melawan Bulgaria (3-0) dan Kroasia (7-1). Hasilnya sedikit berbeda jika Garuda Muda bertemu tim Asia. Indonesia U-19 tidak berada di depan dua negara Asia, U-19 Arab Saudi dan Qatar U-19.

Dalam tujuh laga uji coba di Kroasia, Shin Tae-yong selalu mengandalkan 4-4-2. Irfan Jauhari, Saddam Gaffar dan Braif Fatari bergantian menempati dua kursi di baris depan. Sedangkan lini tengah dan belakang kerap diisi nama-nama seperti Witan Sulaeman, David Maulana, hingga Rizky Ridho.

Untuk susunan pemain, tidak mudah bagi manajer asal Korea Selatan itu mengharapkan timnya segera bergabung. Pasalnya, di era latihan Indra Sjafri atau Fakhri Husaini, tim muda Indonesia kerap mengandalkan 4-3-3 yang bergantung pada kecepatan di sektor sayap.

Pemain U19 yang diharapkan bisa tampil di Piala Dunia U20 2021 ini masih membutuhkan banyak pengujian agar apa yang diinginkan Shin Tae-yong bisa diterapkan di lapangan. Baru-baru ini, Garuda Muda diperkirakan akan kembali ke kamp pelatihan di Turki pada Oktober mendatang.

“Kalau tanggal 2 Oktober, [timnas U19] akan berkunjung ke Turki. PSSI sedang berkoordinasi dengan federasi sepak bola Turki dan beberapa negara yang akan kami undang Turki untuk main mini-turnamen,” kata Sekjen. sedangkan PSSI Yunus Nusi, dikutip Goal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *